Yang aku ingat hanya bangku besinya yang keras. Kolong bangkunya yang tinggi dan luas. Koran bekas yang aku jadikan alas. Itu saja. Itu sudah lebih dari cukup untuk aku tidur pulas.
Hanya itu yang aku ingat tentang kereta api. Sudah sangat lama sekali, mungkin belasan atau dua puluh tahun yang lalu. Benar-benar tidak ada ingatan tentang urutan bangku, bentuk gerbong, apalagi bentuk keretanya. Saat menaikinya pun aku lupa. Bahkan apa yang aku lihat dari jendelanya tidak pernah terekam. Aku tak bisa mengingatnya walaupun sudah kupaksakan.
Setelah masuk bangku sekolah, hingga masuk ke dunia kerja, ingatan tentang kereta api hanya muncul sesekali. Terkadang ingin nge-trip ke luar kota naik kereta api, hanya saja selalu gagal, hanya bisa jadi rencana di atas kertas.
Setidaknya, ingatan tentang kereta api akan sedikit terobati. Kemarin lusa, ada undangan dan tugas dari kantor untuk dinas ke Jakarta. Kereta api jadi pilihan moda transportasi. Mungkin ingatan tentang gerbong dan pemandangan dari jendelanya bisa muncul kembali.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar