Senin, 01 November 2010

Adiksi Pornografi

Ini istilah baru yang saya dapat beberapa hari lalu. Dan ini benar-benar membuat saya sangat kaget. Adiksi Pornografi. Memang beberapa bulan lalu sempat membaca artikel di Kompas, tapi tidak terlalu detail. Dan beberapa hari lalu, saya membaca sedikit tepatnya diberi arahan tentang artikel Adiksi Pornografi dari Elly Risman. Artikel tersebut dipaparkan oleh Depkominfo kabupaten tempat saya tinggal, yang ditujukan kepada pemerintah. 


Dan apa yang ada dalam artikel Elly Risman tersebut? Bahwa sekarang, Indonesia sedang diserang oleh sebuah adiksi baru, Adiksi Pornografi. Sebuah adiksi yang lebih berbahaya daripada narkoba. Ya, adiksi pornografi ini tidak saya mengubah tingkah laku dan gaya berpikir seseorang, tetapi juga merusak komponen otak.


Ada lima komponen otak yang rusak diakibatkan oleh pornografi, dan hanya tiga komponen otak yang bisa rusak oleh narkoba. Dan dalam paparan Depkominfo beberapa hari yang lalu, komponen otak yang dapat rusak oleh pornografi adalah bagian Pre Frontal Corteks yaitu bagian otak yang tepat berada di belakang dahi, tepatnya di pelipis sebelah kanan. 


Terlebih lagi, pada kasus narkoba, penderita bisa disembuhkan dengan berbagai model rehabilitasi. Sedangkan penderita yang terkena adiksi pornografi, sampai saat ini belum ditemukan model rehabilitasi yang bisa menyembuhkan. Mengapa? Karena tingkah laku para penderita adiksi pornografi ini lebih sulit dikenali daripada tingkah laku penderita adiksi narkoba. 


Dan lebih berbahaya lagi, pada adiksi pornografi, action untuk mendapatkan sumber pornografi sungguh mudah, dan murah. Ya, mudah dan murah. Lihat saja, bagaimana internet telah merajalela. Handphone canggih pun kini mudah didapat. Sedangkan dalam kasus adiksi narkoba, penderita harus membayar mahal untuk mendapatkan apa yang ia ingin, berupa narkoba. 


Dari sini, kita harus mencari solusi untuk mulai sadar dan mawas diri untuk menangkal adiksi pornografi ini. Karena telah banyak penelitian yang membuktikan, bahwa anak dibawah umur, bahkan anak Sekolah Dasar pun telah bisa terkena adiksi pornografi ini. Dan ini tentunya hal yang sangat tidak baik dan tidak wajar untuk Indonesia di masa depan. Karena merekalah yang menjadi penerus kita. 


Bagi yang punya internet di rumah, dan anak-anak juga sering mengakses internet. Maka perlu juga kita membatasi akses anak-anak kita. Silahkan ambil alternatif dari beberapa yang bisa dipilih :

1. http://www1.k9webprotection.com/get-k9-web-protection-free
Anda tinggal isi saja form tersebut, dan pastikan email Anda aktif. Setelah pendaftaran selesai, anda bisa download. Setelah download selesai, anda instal saja program yang telah di download. Anda pun bisa mengatur situs-situs yang tidak baik untuk di blok.

2. Menggunakan layanan DNS NAWALA
Cara menggunakan fasilitas DNS Nawala ini cukup mudah yaitu dengan melakukan perubahan konfigurasi TCP/IP pada kolom DNS komputer/server DHCP/Modem Router/Router ke alamat :
- 180.131.144.144 (primary)
- 180.131.145.145 (secondary)




Tidak ada komentar: