Minggu, 13 April 2014

POSESIFNYA CINTA DAN HUJAN

Kali ini When Can I See You Again menjadi lagu pengantar tulisan ini. Musikalitas OwlCity memang sedikir rumit. Terkadang sedikit techno. Terkadang pop rock. Tetapi lirik yang sederhana membuat lagu-lagu Owl City enak masuk telinga.

Kali ini ada cerita tentang cinta yang posesif, atau, boleh dikatakan cerita kali ini tentang posesifnya cinta. Cinta memang selalu posesif dan dramatis. Tidak romantis. Karena cinta yang romantis hanya ada di film dan dongeng-dongeng masa lalu. Cinta hanya romantis sesaat, saat kebahagiaan memiliki kemampuan menduplikasi diri dan membaginya sama rata kepada sepasang manusia.

Jika kamu seorang wanita, cewe, atau pun perempuan, kamu pasti mengerti apa yang akan kita bahas disini. Dan jika kamu seorang pria, cowo, atau pun lelaki, kamu harus memaksakan pikiran untuk memahamai yang akan kita bahas disini.

Oke, sepertinya kita akhiri tulisan ini dulu. Aku ada jadwal date jam 1 siang. Tulisan ini kita sambung lagi nanti malam J


(13 April 2014 | 12.37)


Hi world!

Kita sambung lagi obrolan tadi siang. Kali ini kebetulan sekali The A Team milik Ed Sheeran masuk outro saat kata pertama artikel ini aku tulis. Dan kebetulan sekali lagi, Owl City kembali lagi menjadi lagu pembuka untuk paragraf pertama.

Sepertinya kita tak akan lagi membahas betapa posesifnya cinta. Karena hari ini, hampir seperempat hari hujan mengguyur Purwokerto. Dan ini sudah melewati batas dan bisa dikatakan sebagai hujan yang posesif. Kenapa? Karena hujan kali ini benar-benar tidak normal untuk ukuran hujan di bulan April.

Hujan turun sekitar jam 3 sore, dan aku rasakan baru benar-benar berhenti jam 9 malam. Artinya, hujan benar-benar posesif hampir seperempat hari. Dan mungkin sebagian besar jomblo berbahagia dengan keadaan seperti ini. Dan mungkin, yang paling nyinyir gara-gara posesifnya hujan hari ini, siapa lagi kalau bukan korban LDR.

The A Team kembali mengudara di kedua speaker headset milikku. Dan sepertinya tulisan ini benar-benar menjadi artikel sampah yang sangat tidak memiliki relationship antara judul, pembuka, isi dan penutupnya.

Salam Sampah.


(13 April 2014 | 22.03)

Tidak ada komentar: